|
SOSIALISASI KETENTUAN DI BIDANG CUKAI BAGI PEDAGANG ROKOK DI WILAYAH KECAMATAN MAYANGAN KOTA PROBOLINGGO. |
|
|
|
|
Ditulis oleh redaktur
|
|
Rabu, 25 April 2012 15:12 |
|


(Rabu, 25 April 2012) Untuk yang kedua kalinya Acara Sosialisasi Ketentuan Di Bidang Cukai Bagi Pedagang Rokok kembali di gelar oleh Bagian Perekonomian dan Penanaman Modal Setda Kota Probolinggo. Namun, kali ini yang menjadi sasaran dari acara sosialisasi tersebut adalah bagi para pedagang rokok di lingkup Kecamatan Mayangan. Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 140 para pedagang rokok tersebut di laksanakan di Gedung Sabha Bina Praja Pemerintah Kota Probolinggo. Seperti acara yang sudah dilaksanakan sebelumnya, acara tadi pagi juga di pimpin dan dibuka secara resmi oleh Bapak Sekretaris Kota Probolinggo ( Bpk. Drs. H. Johny Haryanto, M.Si ). Acara yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berjalan dengan lancar hingga selesai. Dalam sambutannya tadi pagi, Bapak Sekda Kota berpesan agar para pedagang rokok senantiasa mematuhi peraturan – peraturan tentang cukai khususnya bagi rokok polos, selain itu juga Bapak Sekda menghimbau kepada semua warga dan pedagang untuk selalu menjaga kebersihan sekitar, kebersihan di area tempat menjual rokok atau di area warung-warung tempat berjualan. Pasalnya, dalam waktu dekat ini Pemerintah Kota Probolinggo akan kembali mengikuti penilaian Adipura, untuk itu demi harapan Pemerintah Kota Probolinggo meraih penghargaan adipura seperti tahun-tahun sebelumnya, diharapkan kerja samanya dari warga untuk selalu menjaga kebersihan sekitar, karena bilamana kebersihan tetap terjaga akan tercipta suasana nyaman dan jauh dari hal-hal timbulnya penyakit.
Harapan lain dari acara tadi pagi, Bapak Sekda juga berpesan agar peserta sosialisasi cukai / para pedagang dapat menyerap ilmu dan pengetahuan yang didapatnya dan menularkan pengetahuannya kepada orang lain yang sama-sama berdagang ( yang tidak mengikuti sosialisasi ) .
Bagi pedagang rokok pun bilamana kesulitan modal dan ingin mendirikan usaha, bagi para pedagang atau pemohon di sarankan mengajukannya ke dinas terkait yang berkenaan dengan usaha dan permodalan yang dalam hal ini Diskoperindag yang menanganinya, seperti yang dijelaskan oleh Kepala Bagian Perekonomian dan Penanaman Modal Setda Kota ( Ir. Sukarning Yuliastuti, M.Si ) tadi pagi. |
|
Update terakhir Kamis, 26 April 2012 14:17 |
|
|
SOSIALISASI KETENTUAN DI BIDANG CUKAI BAGI PEDAGANG ROKOK DI WILAYAH KECAMATAN KADEMANGAN KOTA PROBOLINGGO. |
|
|
|
|
Ditulis oleh redaktur
|
|
Selasa, 24 April 2012 11:43 |
|


Dalam beberapa hari ke depan, Bagian Perekonomian dan Penanaman Modal Setda Kota Probolinggo mempunyai 5 agenda sosialisasi tentang cukai bagi pedagang rokok di 5 kecamatan yang ada di Kota Probolinggo ini. Seperti yang sudah terlaksana kemarin ( Selasa, 17 April 2012 ) yaitu bagi Wilayah Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo, Bagian Perekonomian mengundang sejumlah pedagang rokok yang ada di wilayah Kecamatan Kademangan yang bertempat di Hotel Bromo View, Jl. Raya Bromo KM. 05 Probolinggo. Acara yang dimulai dari jam 09.00 WIB itu dihadiri oleh beberapa sumber yang diantaranya dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kota Probolinggo serta dari Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, Industri, Energi Mineral dan Perdagangan Kota Probolinggo. Dalam acara kemarin ( di Hotel Bromo View ) sebanyak 140 pedagang rokok yang berada di Wilayah Kademangan mengikuti Acara Sosialisasi Cukai dengan dibuka secara resmi oleh Sekda Kota Probolinggo ( Bpk. Drs. H. Johny Haryanto, M.Si ) dalam sambutannya Bapak Sekda Kota menghimbau kepada para pedagang rokok untuk tidak menjual dan membeli rokok tanpa cukai kepada siapapun juga dikarenakan apabila melanggar ketentuan yang ditetapkan pemerintah tersebut, para penjual rokok eceran yang menjual rokok tanpa cukai akan dikenakan denda dan urusannya kepada pihak yang berwajib. Disamping himbauan dari Bapak Sekda Kemarin, perwakilan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai juga menambahkan bilamana ada masyarakat yang ingin mendirikan sebuah pabrik rokok, disarankan segera mengajukan ijinnya kepada Kantor Bea dan Cukai tanpa di pungut biaya sepeserpun bilamana kelengkapan sudah terpenuhi. Ciri-ciri dari Rokok yang ilegal sendiri diantaranya 1. Rokok tanpa pita cukai ; 2. Rokok yang pita cukainya tidak sesuai jenis dan golongannya ; 3. Rokok yang menggunakan pita cukai bebas ; 4. Menggunakan pita cukai yang bukan haknya.
Mudah-mudahan masyarakat Kecamatan Kademangan khususnya bagi pedagang rokok sadar akan peraturan – peraturan yang tertuang dalam Undang-Undang tentang Cukai, dan patuh akan ketentuannya. |
|
Update terakhir Selasa, 24 April 2012 15:19 |
|
MPS2 “PERDANA” DI TAHUN 2012 |
|
|
|
|
Ditulis oleh redaktur
|
|
Senin, 19 Maret 2012 14:36 |
|


(18/03/2012), Jam menunjukkan pukul 04.45 WIB namun suasana di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Kota Probolinggo sudah terlihat rame, disana sini yang terdengar dentuman suara sound dari tiap stand yang ada disana, dari suasana yang rame itu yang tak lain adalah dibukanya Event Morning On Panglima Sudirman Street atau lebih kita kenal dengan MPS2 episode pertama. Acara yang diikuti oleh sekitar 156 stand atau sekitar 108 pelaku UMKM/Satker/Instansi/Lembaga/BUMN itu sudah ready disetiap masing-masing stand, belum lagi ditambah dengan para pedagang kaki lima dan juga paguyuban UKM se-Kota Probolinggo menambah meriahnya suasana yang di adakan Pemerintah Kota Probolinggo itu. Berdasarkan survey ke beberapa stand/para pedagang kaki lima yang sudah beberapa kali ikut meramaikan acara MPS2, dari keterangan mereka banyak yang berharap kalau acara MPS2 lebih sering diadakan bahkan ada yang mengharap setiap bulan sekali diadakan, dikarenakan adanya acara MPS2 memberikan kontribusi perekonomian bagi keluarganya.
Disamping itu juga, pada stand Bagian perekonomian dan Penanaman Modal Sekretariat Daerah Kota Probolinggo sendiri pada acara kemarin menyuguhkan dengan nuansa yang agak berbeda dari beberapa waktu MPS2 yang lalu, stand Bagian Perekonomian Setda Kota lebih mempromosikan “BATIK KHAS KOTA PROBOLINGGO” dengan dibuat lebih menarik yaitu adanya “ model ” yang memperagakannya, akan tetapi bukan sang model sungguhan melainkan patung-patung ( manekin ) yang dibalut dengan desain batik yang serasi. Dari situ tak sedikit pengunjung yang menanyakan harga batik, melihat-lihat atau bahkan ada yang membelinya. Harga batiknya pun beragam mulai dari harga yang dibawahnya seratus ribu rupiah sampai dengan harga ratusan ribu dengan kualitas yang baik. Event Morning On Panglima Sudirman Street bukan hanya sekedar ajang penggerak roda perekonomian Kota Probolinggo saja. Namun, diharapkan juga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal terlebih lagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Kota Probolinggo ( Visit To Probolinggo City ).
“mudah-mudahan saja” |
|
Update terakhir Selasa, 20 Maret 2012 07:47 |
|
STUDY BANDING SEKALIGUS SILATURRAHIM “ BAGIAN PEREKONOMIAN “ |
|
|
|
|
Ditulis oleh redaktur
|
|
Kamis, 15 Maret 2012 10:02 |
|

Upaya Bagian Perekonomian dan Penanaman Modal Setda Kota Probolinggo untuk menggali dan berbagi ilmu tentang Pertumbuhan Ekonomi sudah dilakukan pada tanggal 8 Maret 2012 yang lalu, dengan melakukan Study Banding sekaligus silaturrahim ke Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Balikpapan - Kaltim. Dalam acara tersebut rombongan dari Bagian Perekonomian Kota Probolinggo beserta Bapak Asisten Perekonomian dan Pembangunan ( Bpk. Drs. Matalil ) disambut dengan hangat oleh Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Balikpapan ( Bpk. Ir. Muhammad Yusuf )beserta para Kasubbagnya. Asisten Perekonomian dan Pembangunan ( Bpk. Drs. Matalil ) menuturkan mengenai maksud dan tujuan dari silaturrahim tersebut. Beliau ( Bpk. Drs. Matalil ) bercerita banyak mendapat pelajaran dan ilmu yang didapat dari Pemerintahan Kota Balikpapan sendiri dengan menanyakan langsung ke masyarakat mengenai program Raskin dari pemerintah setempat dan Tata Kelola Kota ( penempatan tempat sampah di pinggir jalan yang sudah berada di dalam area hunian masyarakat ). disamping itu juga, Kepala Bagian Perekonomian dan Penanaman Modal Setda Kota ( Ir. Sukarning Yuliastuti, Msi ) mengucapkan banyak terima kasih kepada Bagian Perekonomian Balikpapan atas sambutan baiknya dari rombongan Kota Probolinggo serta banyak pula pelajaran dan ilmu yang didapatnya. Kota Balikpapan merupakan kota dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi yaitu pada tahun 2012 sebesar: Dengan migas : 5.19%, Tanpa migas : 8.79%, Namun inflasi Kota Balikpapan cenderung tinggi yaitu sebesar 6.94 % pada tahun 2011 hal ini dikarenakan oleh tingginya biaya pendidikan sekolah swasta di Kota Balikpapan meskipun di lain pihak biaya pendidikan untuk sekolah umum gratis.Sedangkan Pendapatan Perkapita pada tahun 2010: Dengan migas : Rp. 45.130.000,- juta/ tahun, Tanpa migas : Rp. 27.910.000,- juta/ tahun. Upaya untuk menggali potensi di Kota Balikpapan dilakukan dengan cara: Melaksanakan Perda 5/2006 Ttg Rtrw 2005-2015;Memberi Insentif Dan Disinsentif Dalam Pemanfaatan Ruang Wilayah Kota;Menerapkan Perwali Nomor 41/2009 tentang Penyelenggaraan Pelayan Perijinan Terpadu;Memberikan insentif keringanan retribusi perijinan pada bidang tertentu; Berperan serta dalam Pameran Nasional dan Internasional;Menyediakan Kawasan Khusus Industri (KIK);Menyediakan kawasan khusus pariwisata dan agropolitan;Rencana pembanguan coasted road dan trans kalimantan;Standarisasi dan kejelasan dalam penyelesaian perijinan. Sedangkan untuk mengoptimalisasi promosi investasi di Kota Balikpapan antara lain dengan:Ikut serta dalam pameran baik nasional maupun internasional;Membuat website, berkaitan dengan pelayanan seluruh perijinan;Membuat promosi investasi Balikpapan (brosur, leaflet, buku dan video);Menjalin kerjasama denan BPPMD Provinsi dan BKPM Pusat;Kerjasama dengan negara investor;Memberikan kepastian hukum dan memberikan rasa aman dan nyaman berinvestasi di Kota Balikpapan. Dari pertemuan tersebut Kepala Bagian Perekonomian dan Penanaman Modal Setda Kota Probolinggo ( Ir. Sukarning Yuliastuti, M.Si ) menambahkan bahwasanya nanti kedepan semoga Tingkat Pertumbuhan Ekonomi di Kota Probolinggo akan menjadi lebih baik dengan didapatkannya ilmu serta pengalaman dari Pemerintah Kota Balikpapan.
|
|
Update terakhir Kamis, 15 Maret 2012 10:31 |
|
KIPRAH SENTRA PUSAT OLEH-OLEH DI TWSL KOTA PROBOLINGGO DI TAHUN 2012 |
|
|
|
|
Ditulis oleh redaktur
|
|
Kamis, 02 Februari 2012 10:58 |
|
Kota Probolinggo yang kita kenal dengan sebutan Kota Seribu Taman ini sudah memiliki Taman Wisata Study Lingkungan ( TWSL ) yang diresmikan sekitar bulan Maret Tahun 2008 tersebut, dimana selain kita berwisata dengan keanekaragaman satwanya, kita juga bisa melakukan study atau melakukan penelitian terhadap satwa yang ada disana, namun tidak sedikit pula yang melakukan games/pembelajaran team work yang biasanya lebih dikenal dengan sebutan outbound. Pengunjung pun bukan hanya dari masyarakat Kota Probolinggo sendiri akan tetapi banyak juga yang dari luar daerah Probolinggo yang bertandang ke TWSL. Rata-rata pengunjung TWSL di saat akhir pekan atau hari libur bisa mencapai 500-1000 orang per hari sedangkan untuk hari-hari biasa rata-rata 100-200 orang per harinya. Disamping itu juga, tepat di selatan TWSL kita bisa singgah ke Pusat Oleh-Oleh yang sudah disediakan disana. Kita bisa membeli dan membawa buah tangan untuk keluarga kita dirumah dengan aneka kerajinan, makanan ataupun souvenir-souvenir dengan kualitas yang bagus disana. Rupa-rupanya kiprah pusat oleh-oleh di TWSL sudah mulai bangkit kembali setelah lama Vacuum ( mangkrak ) beberapa bulan yang lalu. Disana sekarang sudah banyak stand yang buka, sudah mulai banyak perbaikan di setiap stand yang ada di TWSL. Mudah-mudahan ke depannya di Tahun 2012 “Kebun Binatangnya” Kota Probolinggo ini ( TWSL ) akan semakin ramai dari hari ke hari sehingga keberadaan stand yang berada di Pusat Oleh-Oleh akan semakin eksist pula, banyak pengunjung banyak pula income yang didapat dari pelaku UMKM yang ada disana. |
|
Update terakhir Rabu, 14 Maret 2012 15:08 |
|
“PASAR TUGU” DI ALUN-ALUN KOTA |
|
|
|
|
Ditulis oleh redaktur
|
|
Selasa, 31 Januari 2012 15:37 |
|

Di hari Minggu pagi, biasanya masyarakat Kota Probolinggo berduyun-duyun ke Alun-alun Kota Probolinggo, banyak aktivitas masyarakat yang berada disana, ada yang hanya sekedar jalan-jalan pagi bersama keluarga, ada yang melakukan aktivitas berolahraga jogging maupun senam, namun ada juga yang berbelanja aneka kebutuhan mulai dari makanan siap saji, jajanan pasar sampai kebutuhan sehari-hari lainnya dengan harga yang terjangkau di sebelah selatan Alun-alun tersebut. Namun, sekarang masyarakat sudah bisa berbelanja aneka kebutuhan sehari-hari tersebut di hari Sabtu pagi dan Minggu pagi dengan sebutan PASAR TUGU ( Pasar Sabtu dan Minggu ) yang diresmikan sekitar pertengahan bulan Januari yang lalu. Pasar pagi yang diadakan 2 hari tersebut tujuannya untuk ; Mengembangkan perekonomian yang ada di Kota Probolinggo ini; Membuka peluang usaha bagi pedagang kaki lima maupun bagi pedagang jajanan pasar untuk berjualan di hari Sabtu dan Minggu tersebut. Diharapkan dengan adanya pasar Tugu ( Sabtu Minggu ) tersebut antusiasme masyarakat Kota Probolinggo juga akan semakin meningkat dari hari ke hari baik bagi pengunjung sendiri maupun juga bagi para pelaku UKM / Pedagang kaki lima demi mewujudkan perekonomian yang lebih stabil dan kondusif lagi khususnya bagi Kota Probolinggo.
Ayo rek !! berbondong-bondong menikmati pasar TUGU ( Sabtu - Minggu ), jalan-jalan sambil berwisata kuliner. |
|
Update terakhir Kamis, 09 Februari 2012 14:32 |
|
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 7 |